Hari Santri 2026
Tema PSB NU AMI gratis untuk 10.000 pondok pesantren NU
Sistem penerimaan santri baru lengkap, dari pendaftaran sampai pengumuman, kami hadiahkan untuk pesantren NU.
Hubungi kami via FacebookLihat tiga syaratDalam rangka memperingati Hari Santri, tema WordPress PSB NU AMI, sistem penerimaan santri baru lengkap dari pendaftaran sampai pengumuman, kami berikan gratis kepada 10.000 pondok pesantren NU. Tanpa biaya lisensi tema dan tanpa kontrak berlangganan. Syaratnya hanya tiga, dan semuanya tentang jati diri: logo NU, tokoh muassis NU, dan nilai-nilai luhur Sinuhun Gunung Jati Syekh Syarif Hidayatullah tidak boleh dihapus dan tidak boleh diganti.

Pengumuman: gratis untuk 10.000 pesantren NU
Bayangkan hari pertama pendaftaran santri baru di pesantren Anda tahun depan. Formulir masuk sendiri. Berkas wali tersimpan rapi di satu tempat. Pembayaran tercatat. Jadwal ujian terkirim. Ketua panitia membuka satu layar dan langsung tahu berapa yang sudah mendaftar, berapa yang menunggu verifikasi, dan berapa yang lulus. Tidak ada tumpukan map, tidak ada puluhan grup WhatsApp, tidak ada pertanyaan “berkas saya sudah masuk belum, Ustadz?” yang harus dijawab satu per satu pada pukul sepuluh malam.
Itulah yang kami bangun, dan sekarang kami serahkan kepada Anda. Namanya PSB NU AMI: tema WordPress untuk Penerimaan Santri Baru yang dirancang khusus untuk cara kerja pesantren NU, dengan identitas hijau Nahdlatul Ulama dan ornamen Mega Mendung warisan Cirebon.
Kami tidak menjual tema ini kepada pesantren NU pada momentum ini. Kami menghadiahkannya, karena Hari Santri adalah saat yang tepat untuk berkata: pesantren berhak atas teknologi yang rapi, aman, dan bermartabat, tanpa harus menunggu anggaran.
Penawaran sekilas
Yang gratis dan yang tidak
Kami ingin jujur sejak awal, karena kepercayaan lebih mahal daripada tema mana pun. Yang gratis: tema, plugin pemasang dan pembaruan, kunci lisensi program, buku pedoman, dan data contoh. Yang tetap menjadi tanggungan pesantren: nama domain dan layanan hosting (biasanya ditanggung pengelola situs pesantren yang sudah ada), serta pembayaran gerbang bayar atau rekening yang Anda pilih sendiri. Kami tidak memungut biaya tersembunyi, dan kami tidak menyimpan data pendaftar Anda di server kami: data hidup di situs milik pesantren.
Mengapa Anda perlu bertindak sekarang
Jumlah penerima dibatasi 10.000 pesantren. Itu angka yang besar, tetapi pesantren NU di Nusantara juga banyak, dan program ini berjalan berdasarkan urutan pendaftar. Setiap pesantren yang bergabung hari ini mengurangi satu tempat yang tersedia. Pesantren yang menunda sampai mendekati masa pendaftaran santri baru sering mendapati dua hal: tempat sudah habis, atau waktu persiapan sudah terlalu sempit untuk memasang, mencoba, dan melatih panitia.
Bagian selanjutnya menjawab lima pertanyaan yang biasanya ada di kepala pengurus: apa persoalan yang diselesaikan, mengapa kami memberikannya pada Hari Santri, apa isi paketnya, mengapa tiga syarat itu mutlak, dan bagaimana cara memulai. Jika Anda sudah yakin, loncat ke bagian Ajakan bertindak di akhir dan hubungi kami sekarang.
Persoalan yang diam-diam menguras tenaga panitia
Penerimaan santri baru adalah pekerjaan paling padat dalam kalender pesantren, tetapi sering dikerjakan dengan alat paling seadanya. Formulir kertas difotokopi. Foto berkas dikirim lewat WhatsApp ke nomor pribadi seorang ustadz. Bukti transfer menumpuk di galeri ponsel. Daftar nama disusun di lembar kerja yang berubah-ubah versinya. Pada akhirnya, satu atau dua orang menanggung beban yang seharusnya dibagi rata, dan mereka yang paling rajin justru yang paling kelelahan.
Tidak ada yang salah dengan niatnya. Yang bermasalah adalah sistemnya. Ada lima kerugian yang hampir selalu muncul.
Lima kerugian cara lama
- Waktu yang hilang. Mencocokkan nama di bukti transfer, mencari berkas yang terselip, dan menjawab pertanyaan yang sama berulang kali memakan jam demi jam. Jam itu sebenarnya milik pembinaan santri.
- Data yang tercecer. Ketika data tersebar di ponsel pribadi, satu panitia yang berhenti atau mengganti nomor bisa membawa serta riwayat pendaftar.
- Seleksi yang sulit dibuktikan adil. Tanpa rekam jejak, nilai yang berubah atau keputusan yang diubah tidak punya jejak. Ketika wali bertanya “mengapa anak saya tidak diterima?”, panitia tidak punya jawaban tertulis yang tenang.
- Ujian yang rawan. Ujian tulis di ruangan penuh membutuhkan pengawas banyak, sedangkan ujian daring tanpa pengamanan mudah disalahgunakan.
- Pimpinan yang terlambat tahu. Kiai dan pengasuh membutuhkan gambaran utuh sebelum memutuskan, namun laporan baru jadi setelah panitia begadang merekap.

Sebelum dan sesudah
Hitung sendiri biayanya
Sebelum menilai tema ini mahal atau murah, hitung dulu biaya yang sedang Anda bayar dengan cara lama. Berikut contoh hitungan, angkanya hanya ilustrasi, ganti dengan angka pesantren Anda:
Dua ratus jam bukan angka kecil. Itu setara dua puluh lima hari kerja delapan jam untuk satu orang. Sistem yang rapi tidak menghilangkan seluruh pekerjaan itu, tetapi memindahkan bagian paling melelahkan, yaitu mencatat ulang, mencocokkan, dan menjawab pertanyaan berulang, ke mesin. Waktu yang kembali bisa dipakai untuk hal yang tidak bisa digantikan mesin: menyapa wali, mengenali calon santri, dan memilih dengan hati-hati.
Setiap gelombang pendaftaran yang berlalu tanpa sistem adalah gelombang yang tidak bisa diulang. Biaya menunda bukan nol. Hanya saja, ia dibayar dengan tenaga orang-orang terbaik Anda dan tidak pernah tertulis di pembukuan.
Ilustrasi: satu hari di meja panitia
Berikut gambaran rekaan, bukan kesaksian tokoh nyata, tentang dua hari yang berbeda di sebuah pesantren fiktif. Bacalah dengan bertanya: hari yang mana yang lebih mirip hari-hari panitia di tempat saya?
Hari yang pertama, dengan cara lama. Ustadz Rahman membuka ponselnya pukul enam pagi. Empat puluh pesan baru dari wali: foto kartu keluarga yang buram, bukti transfer tanpa nama, pertanyaan tentang jadwal tes yang sudah diumumkan kemarin. Ia menyalin satu per satu ke lembar kerja. Pukul sepuluh, seorang wali datang langsung dan bertanya mengapa putranya belum dipanggil. Ia mencari di tumpukan map, tidak menemukan, dan meminta maaf. Pukul sembilan malam ia baru sadar belum sempat membaca kitab sehari penuh. Ia tidak malas. Ia hanya tenggelam di pekerjaan yang bukan ilmunya.
Hari yang kedua, dengan sistem yang rapi. Ustadz Rahman membuka dasbor pukul tujuh. Dua belas pendaftar baru, enam berkas menunggu verifikasi, empat pembayaran perlu dicek. Verifikator sudah memberi catatan pada dua berkas yang buram, dan wali menerimanya langsung di akunnya. Ketika wali datang pukul sepuluh, Ustadz Rahman mencari nama putranya, menemukan statusnya, dan menjawab dalam satu menit: “Jadwal tesnya Kamis, kartunya sudah ada di akun Bapak.” Pukul sembilan malam, ia duduk membaca kitab.
Dua hari itu tidak berbeda dalam kesungguhan Ustadz Rahman. Mereka berbeda dalam alat yang ia pakai. Dan perbedaan itulah yang kami tawarkan kepada Anda, tanpa biaya, pada Hari Santri ini.
Pertanyaan untuk direnungkan pengurus
Sebelum memutuskan, jawablah tiga pertanyaan ini dengan jujur, hanya untuk diri sendiri:
- Berapa jam panitia saya habis untuk mencatat ulang dan menjawab pertanyaan yang sama pada gelombang terakhir?
- Jika seorang wali meminta bukti mengapa anaknya tidak diterima, apakah saya punya catatan tertulis yang bisa saya tunjukkan dengan tenang?
- Jika panitia utama berhalangan besok pagi, apakah data pendaftar tetap aman dan dapat diteruskan orang lain?
Bila jawaban untuk salah satunya membuat Anda gelisah, maka sistem ini ditujukan untuk kegelisahan itu.
Mengapa Hari Santri: hadiah dari ruh perjuangan
Tanggal 22 Oktober bukan sekadar angka di kalender. Pada 22 Oktober 1945, Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari menyerukan Resolusi Jihad, seruan yang menegaskan bahwa membela tanah air adalah kewajiban agama. Pada 2015, negara menetapkan tanggal itu sebagai Hari Santri melalui Keputusan Presiden Nomor 22 Tahun 2015. Penetapan itu adalah pengakuan: santri bukan penonton sejarah, melainkan pelaku.
Nahdlatul Ulama sendiri berdiri pada 1926 di Surabaya, digerakkan para ulama pesantren yang memahami satu hal sederhana namun mendalam: agama dan bangsa menguat ketika ilmu, akhlak, dan organisasi berjalan bersama. Pesantren-pesantren di bawah naungannya telah melahirkan generasi demi generasi dengan sumber daya yang sering terbatas, tetapi dengan keikhlasan yang tidak ternilai.
Mengapa memberikan, bukan menjual
Ada tiga alasan kami memilih memberikan tema ini pada Hari Santri.
- Meneladani cara kerja para muassis. Para pendiri NU berorganisasi dengan prinsip saling menguatkan, bukan saling menghitung. Memberi akses teknologi kepada sesama pesantren adalah bentuk kecil dari semangat itu.
- Menutup jurang yang tidak perlu. Pesantren besar dengan tim IT dan pesantren kecil di desa sama-sama memikul amanah menerima santri. Alat yang rapi tidak boleh hanya dimiliki mereka yang mampu membelinya.
- Menjaga identitas. Banyak sistem pendaftaran umum membuat pesantren tampak seperti lembaga lain: warnanya lain, bahasanya lain, nilainya lain. Kami ingin setiap pesantren NU yang menggunakannya terlihat jelas sebagai pesantren NU, dengan ruh yang sama.
Ketiga alasan itu menjelaskan mengapa pemberian ini disertai syarat. Hadiah yang baik boleh punya adab. Adabnya sederhana: jangan mencabut akar yang menjadi sebab tema ini lahir. Akar itu adalah logo NU, tokoh muassis NU, dan nilai-nilai luhur Sinuhun Gunung Jati. Bagian Tiga syarat menjelaskannya lengkap.

Mengapa Cirebon
Tema ini membawa dua lapisan warisan. Lapisan pertama adalah hijau dan lambang Nahdlatul Ulama. Lapisan kedua adalah nuansa Cirebon, tanah tempat Syekh Syarif Hidayatullah, yang dikenal sebagai Sunan Gunung Jati, menanamkan dakwah santun yang terbuka bagi semua kalangan dan memelihara masjid serta kaum lemah. Motif Mega Mendung, awan bergaris berlapis khas Cirebon, menjadi ornamen yang menyatukan keduanya.
Dua lapisan itu bukan hiasan. Pada bagian Nilai luhur Sunan Gunung Jati, kami uraikan bagaimana nilai-nilai itu diterjemahkan menjadi pilihan desain dan fitur nyata, dari bahasa yang ramah kepada wali hingga transparansi seleksi yang menjaga kepercayaan.
Isi paket: satu sistem untuk seluruh perjalanan santri baru
PSB NU AMI bukan sekadar formulir daring. Ia mengikuti seluruh siklus penerimaan seperti yang dijalani panitia pesantren, dari calon santri pertama kali membuat akun sampai ia resmi mendaftar ulang. Semuanya berjalan di dalam situs WordPress milik Anda sendiri.

Delapan langkah, satu alur
Bagan berikut memperlihatkan perjalanan calon santri. Setiap langkah punya status yang jelas, sehingga calon santri, wali, dan panitia selalu melihat gambaran yang sama.
Calon santri, wali, dan panitia melihat status yang sama pada setiap langkah. Kotak yang disorot menandai satu-satunya langkah yang tidak bisa diwakilkan mesin: keputusan pimpinan.
Delapan peran, masing-masing hanya melihat yang perlu
Pesantren adalah organisasi dengan pembagian amanah yang tegas. Sistem ini meniru itu. Setiap orang masuk dengan akun sendiri dan hanya mendapat menu sesuai tugasnya.
Fitur yang paling sering dicari panitia
Siap dicoba dalam hitungan menit
Tema datang dengan data contoh: 14 calon santri pada berbagai tahap, akun untuk setiap peran, bank soal, paket ujian, dan pengumuman. Panitia bisa langsung mencoba setiap menu, memahami alurnya, lalu menghapus data contoh dengan satu tombol sebelum pendaftaran sungguhan dibuka. Buku pedoman 61 halaman menjelaskan setiap peran dengan gambar, bagan, dan tabel, sehingga ustadz yang tidak terbiasa dengan komputer pun dapat mengikutinya.
Seleksi yang adil, dan bisa dibuktikan adil
Kepercayaan wali adalah modal terbesar pesantren. Satu kecurigaan bahwa seleksi tidak jujur bisa merusak nama yang dibangun puluhan tahun. Karena itu, dua bagian paling teliti dalam PSB NU AMI adalah ujian CBT yang aman dan penilaian yang transparan.
Ujian CBT yang dijaga di sisi server
Ujian berbasis komputer sering gagal bukan karena soalnya, tetapi karena celahnya. Di PSB NU AMI, penghitung waktu, jawaban, dan ikatan perangkat dipegang oleh server, bukan oleh peramban peserta. Peserta tidak bisa mengulur waktu dengan mengubah jam perangkat, dan jawaban tersimpan terus selama ujian berlangsung.
Sistem juga mencatat perilaku mencurigakan dengan poin bertahap, bukan menghukum seketika. Kesalahan kecil, seperti klik di luar jendela sekali karena notifikasi, tidak langsung membuat peserta dicurigai. Namun pola yang berulang naik ke tingkat peninjauan manusia.
Perlu dicatat: sistem ini menandai dan mencatat, sedangkan keputusan akhir tetap pada manusia. Itu sengaja. Pesantren memutuskan dengan musyawarah, bukan dengan algoritma.
Penilaian berbobot yang selaras dengan karakter pesantren
Nilai akademik saja tidak cukup untuk memilih santri. Spesifikasi sistem menetapkan lima komponen dengan bobot yang mencerminkan penekanan pesantren pada keagamaan dan bacaan Al-Qur’an.
Nilai akhir dihitung otomatis dari komponen itu, lalu peringkat tersusun. Setiap kali ada nilai yang diubah, sistem mewajibkan alasan dan mencatatnya di log audit. Dengan begitu, ketika wali bertanya, panitia dapat menjawab dengan tenang dan dengan bukti: berapa nilai tiap komponen, siapa yang menilai, dan kapan.
Pimpinan memutuskan dengan data lengkap
Hasil akhir tidak otomatis. Peringkat disajikan kepada pimpinan, yang kemudian menyetujui satu per satu atau sekaligus. Sistem menyiapkan data, dan kiai tetap yang memutuskan. Itu cara kerja yang sama dengan musyawarah pesantren, hanya lebih rapi.
Data santri adalah amanah: aman, privat, dan milik pesantren
Berkas pendaftaran memuat hal yang sangat pribadi: kartu keluarga, akta kelahiran, rapor, foto anak, nomor telepon wali. Menerima berkas itu berarti menerima amanah. Karena itu, keamanan bukan fitur tambahan dalam PSB NU AMI. Ia adalah dasar rancangannya.
Lima lapis penjagaan
Semua data hidup di situs WordPress milik pesantren, di hosting yang Anda pilih. Kami tidak menampung data pendaftar. Yang tercatat di server lisensi kami hanya kunci lisensi dan nama domain yang diaktifkan, tidak lebih.

Pembaruan resmi tanpa repot
Perangkat lunak yang tidak dirawat lama-lama menjadi risiko. Karena itu paket ini dilengkapi plugin pengelola lisensi dan pembaruan. Ketika ada versi baru, situs Anda menampilkannya seperti pembaruan WordPress biasa, dan pemasangannya cukup dengan satu klik.
Beberapa rancangan yang kami pasang demi ketenangan pengurus:
- Paket pembaruan diperiksa. Setiap paket membawa sidik jari SHA-256. Bila isinya tidak cocok, pembaruan dibatalkan dan situs tetap berjalan dengan versi lama.
- Jawaban server bertanda tangan. Informasi lisensi dari server ditandatangani secara digital dan dicek di situs Anda, sehingga tidak bisa dipalsukan di tengah jalan.
- Domain dibuktikan milik Anda. Aktivasi memeriksa bahwa domain benar dikelola oleh pemegang lisensi.
- Tema tidak pernah dikunci. Jika server lisensi sedang tidak bisa dijangkau, atau masa lisensi bermasalah, pendaftaran santri tetap berjalan. Yang tertunda hanya pembaruan, bukan pelayanan.
Prinsip terakhir itu sengaja kami tetapkan. Musim pendaftaran tidak boleh terhenti karena urusan administrasi lisensi.
Dipasang tanpa keahlian pemrograman
Pemasangan dibuat sesederhana mungkin. Cukup unggah satu berkas plugin lewat menu Plugin di WordPress. Plugin itu membawa temanya sendiri, sehingga setelah plugin aktif, tema langsung terpasang dan tinggal diaktifkan. Tidak perlu FTP, tidak perlu menyentuh kode.
Tiga syarat yang tidak boleh dihapus dan tidak boleh diganti
Setiap hadiah punya adab. Ketika Anda diberi sesuatu yang bernilai, Anda menerimanya bersama maksud pemberinya. Maksud kami jelas: tema ini lahir dari tiga akar, dan akar itu tidak boleh dicabut oleh siapa pun yang menggunakannya, termasuk oleh kami sendiri.

Syarat pertama: Logo NU
Logo Nahdlatul Ulama tampil pada kepala halaman, kaki halaman, sidebar dasbor, halaman masuk, dan kartu peserta. Ia adalah tanda bahwa pesantren ini bagian dari keluarga besar NU, dan tanda bagi wali bahwa mereka sedang berurusan dengan lembaga yang berpegang pada manhaj Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah.
Syarat kedua: Tokoh Muassis NU
Bagian Pendiri NU pada beranda memuat gambar para muassis dan Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari. Bagian ini mengingatkan setiap tamu, setiap calon santri, dan setiap wali bahwa pesantren ini berdiri di pundak para ulama yang meletakkan dasar jam’iyah. Bagian ini tidak boleh dihapus, disembunyikan, atau diganti dengan tokoh lain.
Syarat ketiga: Nilai-nilai luhur Sinuhun Gunung Jati Syekh Syarif Hidayatullah
Ornamen Mega Mendung, nuansa Cirebon, dan kutipan amanat yang dinisbatkan kepada Sunan Gunung Jati pada kaki halaman bukan hiasan. Ia menjadi pengingat tentang dakwah yang santun, masjid yang dimakmurkan, dan kepedulian kepada kaum lemah. Bagian ini tidak boleh dihapus dan tidak boleh diganti dengan nilai atau lambang lain.
Ringkasan: yang dilarang dan yang dibebaskan
Yang bebas Anda ubah
Syarat ini sengaja sempit. Kami tidak mengatur selera Anda soal isi dan layanan pesantren. Anda bebas mengisi dan mengubah semua hal yang membuat pesantren Anda berbeda dari yang lain.
Bagaimana syarat ini dijaga
Pengaturan memuat pemeriksaan integritas yang membandingkan berkas tema dengan daftar sidik jari rilis resmi, dan memberi tahu pengelola bila ada berkas yang berubah. Ini bersifat pemberitahuan, bukan penguncian, sehingga situs Anda tidak pernah mati karenanya. Penjagaan sesungguhnya adalah kesepakatan: pesantren yang menerima kunci lisensi program menyetujui tiga syarat ini. Pesantren yang menghapus atau mengganti salah satunya tidak lagi memperoleh pembaruan resmi dan dukungan dari program ini.
Kami percaya bahwa pesantren yang paham mengapa syarat ini ada tidak akan merasa terbebani. Justru Anda mungkin merasa bangga, karena identitas itulah yang membedakan tema ini dari sistem pendaftaran mana pun di pasaran.
Nilai luhur Sunan Gunung Jati: dari warisan menjadi rancangan
Syekh Syarif Hidayatullah, yang dikenal sebagai Sunan Gunung Jati, adalah ulama dan pemimpin yang membangun Cirebon sebagai pusat dakwah dan pelabuhan yang terbuka bagi banyak bangsa. Tradisi Cirebon menyimpan amanat yang dinisbatkan kepadanya: “Ingsun titip tajug lan fakir miskin”, yang artinya kurang lebih “aku titip masjid dan kaum fakir miskin”. Dua kata kunci itu, tajug dan fakir miskin, menjadi cara kami membaca seluruh warisan beliau: memakmurkan tempat ibadah dan ilmu, serta menjaga mereka yang lemah.
Pertanyaan penting bagi perancang adalah ini: bagaimana nilai sebesar itu tidak berhenti sebagai kutipan di kaki halaman? Jawaban kami: nilai itu harus mengubah keputusan desain dan perilaku sistem.
Dari nilai ke wujud nyata
Ornamen yang berbicara
Mega Mendung adalah motif awan berlapis dengan gradasi warna khas batik Cirebon. Dalam tema ini ia hadir tipis di latar hero, sidebar, dan kartu. Warnanya mengikuti palet hijau NU dengan aksen emas, sehingga setiap halaman terasa sebagai bagian dari satu keluarga visual: hijau yang teduh, emas yang hangat, awan yang menaungi.
Ketika wali membuka beranda dari ponselnya di kampung, ia tidak melihat template umum yang bisa saja milik toko daring. Ia melihat gerbang yang mengenalinya: lambang yang ia hormati, tokoh yang ia kenal, dan motif yang mungkin pernah ia lihat di kain neneknya. Rasa dikenali itu menumbuhkan kepercayaan sebelum satu kata pun dibaca.
Mengapa syarat ini menguntungkan Anda
Identitas yang konsisten adalah aset pemasaran paling jujur yang bisa dimiliki sebuah pesantren. Wali tidak dibujuk dengan slogan; mereka dikenali oleh simbol yang sudah mereka percayai. Pesantren yang memasang ketiga identitas ini secara utuh membawa kepercayaan jam’iyah dan warisan Cirebon sekaligus, tanpa perlu menjelaskannya panjang lebar.
Cara mendapatkan: lima langkah, sehari selesai
Proses bergabung sengaja dibuat pendek. Pengurus pesantren yang belum pernah memasang WordPress pun dapat mengikutinya bersama panduan yang kami sertakan.
- Hubungi kami. Kirim pesan lewat Facebook kami dengan nama pesantren, kota, nama pengurus, dan nomor yang bisa dihubungi.
- Terima kunci lisensi program. Setelah data Anda kami cocokkan sebagai pesantren NU, kami kirim kunci lisensi program dan paket plugin.
- Unggah plugin ke WordPress. Masuk sebagai administrator, buka Plugin lalu Tambah Baru, unggah berkas plugin, dan aktifkan. Tema terpasang otomatis bersama plugin.
- Aktifkan tema dan isi identitas. Klik tombol Aktifkan Tema, lalu isi nama pesantren, alamat, kontak, program, dan biaya pada menu Pengaturan.
- Coba dengan data contoh, lalu buka pendaftaran. Muat data contoh, latih panitia, hapus data contoh dengan satu tombol, dan umumkan pendaftaran kepada wali.
Daftar kesiapan
Agar pemasangan lancar, siapkan hal berikut sebelum menghubungi kami.
Rencana waktu yang realistis
Pesantren yang pengurusnya sudah terbiasa mengelola situs sering menyelesaikan dua hari pertama dalam satu hari. Yang terpenting adalah memulai lebih awal dari jadwal pendaftaran, agar panitia punya waktu berlatih.
Mulai dari kecil boleh
Tidak harus langsung memakai semua fitur. Banyak pesantren memulai dengan pendaftaran dan verifikasi dokumen saja, lalu menambah ujian CBT dan penilaian pada gelombang berikutnya. Sistem ini dirancang agar Anda dapat tumbuh bertahap tanpa memindahkan data.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berikut jawaban atas keberatan yang paling sering muncul saat pengurus pesantren pertama kali mendengar tawaran ini. Kami menjawabnya apa adanya.
Apakah benar-benar gratis? Apa untungnya bagi kalian?
Benar, tema, plugin, kunci lisensi program, buku pedoman, dan data contoh diberikan tanpa biaya. Keuntungan kami bukan uang dari Anda, melainkan tersebarnya sistem yang rapi di pesantren-pesantren NU dengan identitas yang terjaga. Itulah mengapa tiga syarat identitas tidak bisa ditawar.
Biaya apa saja yang tetap harus saya bayar?
Domain dan hosting, bila belum punya. Bila Anda memakai gerbang pembayaran tertentu, biaya layanan gerbang itu menjadi urusan Anda dengan penyedianya. Tidak ada biaya tersembunyi dari kami. Ketentuan masa berlaku hak pembaruan resmi akan kami jelaskan saat Anda menghubungi kami.
Pesantren kami kecil dan pengurusnya tidak paham komputer. Apakah bisa?
Bisa, dan justru kami merancangnya untuk situasi itu. Pemasangan cukup mengunggah satu berkas plugin. Buku pedoman 61 halaman menjelaskan setiap peran dengan gambar dan tabel. Data contoh memungkinkan Anda berlatih tanpa takut merusak. Bila perlu, mulailah dengan fitur pendaftaran dan verifikasi dokumen saja.
Apakah data santri kami aman? Siapa yang bisa melihatnya?
Data tersimpan di situs milik pesantren, bukan di server kami. Berkas disimpan di folder privat dan hanya dapat diunduh oleh pemilik berkas dan petugas berwenang. Setiap peran hanya melihat menu sesuai tugasnya, dan perubahan penting dicatat di log audit. Aturan umum tetap berlaku: gunakan kata sandi yang kuat, batasi jumlah administrator, dan lakukan cadangan berkala.
Bagaimana jika server lisensi kalian mati atau program ini berhenti?
Tema tidak pernah dikunci. Bila server lisensi tidak dapat dijangkau, pendaftaran tetap berjalan; yang tertunda hanya pembaruan. Data Anda ada di situs Anda sendiri, sehingga tetap dapat Anda kelola.
Bolehkah saya mengubah tampilan dan isi?
Isi dan identitas pesantren bebas Anda atur: nama, alamat, kontak, program, biaya, jadwal, persyaratan, FAQ, dan pengumuman. Perubahan tampilan tambahan boleh selama tidak menyentuh tiga syarat. Menghapus, menyembunyikan, atau mengganti logo NU, tokoh muassis NU, dan nilai-nilai luhur Sinuhun Gunung Jati tidak diperkenankan.
Mengapa ketiga syarat itu tidak boleh diubah sama sekali?
Karena itulah alasan tema ini ada. Bila logo, tokoh, dan nilai itu bisa dicabut, tema ini hanya menjadi sistem pendaftaran biasa, dan pesantren yang memakainya kehilangan kesan serta kepercayaan yang menjadi kekuatannya. Syarat itu menjaga kita semua: Anda, wali, dan nama baik para muassis.
Apakah ada ujian online yang benar-benar bisa dipercaya?
Ujian CBT menyimpan waktu dan jawaban di server, mengikat sesi ke perangkat, dan mencatat kejadian mencurigakan dengan poin bertahap. Sistem menandai, dan manusia memutuskan. Tidak ada sistem ujian daring yang bisa mengklaim mustahil dicurangi, tetapi pengamanan berlapis ditambah peninjauan manusia membuat kecurangan jauh lebih sulit dan lebih mudah terdeteksi.
Kapan batas waktu bergabung, dan bagaimana jika tempat habis?
Program dibatasi untuk 10.000 pesantren, dan batas waktunya kami informasikan saat Anda menghubungi kami. Tempat diberikan berdasarkan urutan pendaftar yang terverifikasi sebagai pesantren NU. Bila tempat habis sebelum Anda mendaftar, kami tidak bisa menjanjikan gelombang berikutnya. Itulah alasan kami menyarankan Anda menghubungi hari ini.
Bagaimana kalian memastikan penerima benar pesantren NU?
Kami mencocokkan data yang Anda kirim: nama pesantren, alamat, pengasuh, dan keterkaitan dengan struktur NU setempat. Proses ini ringan, tetapi kami melakukannya untuk menjaga agar hadiah ini sampai kepada yang dituju.
Saya masih ragu. Apa langkah terkecil yang bisa saya ambil?
Hubungi kami dan ceritakan keadaan pesantren Anda. Tanyakan apa pun. Berbicara dengan kami tidak mengikat Anda pada apa pun, tetapi memastikan tempat Anda sebelum habis.
Ajakan bertindak: hubungi kami hari ini
Anda sudah membaca sampai sini, artinya satu dari dua hal benar. Entah Anda sudah merasakan beratnya penerimaan santri baru dengan cara lama, atau Anda ingin pesantren Anda tampil sebagaimana mestinya: rapi, tepercaya, dan jelas berakar pada NU. Dua-duanya adalah alasan yang baik untuk bergerak sekarang.
Mari kita rangkum apa yang ada di meja.
- Sebuah sistem penerimaan santri baru lengkap, gratis, yang bisa dipasang dalam sehari.
- Delapan peran, ujian CBT yang aman, penilaian berbobot, persetujuan pimpinan, dan log audit.
- Identitas hijau NU dan Mega Mendung Cirebon yang membangun kepercayaan wali sejak detik pertama.
- Buku pedoman 61 halaman dan data contoh agar panitia tidak canggung.
- Hanya satu hal yang kami minta: logo NU, tokoh muassis NU, dan nilai-nilai luhur Sinuhun Gunung Jati Syekh Syarif Hidayatullah tidak dihapus dan tidak diganti.
Sementara itu, tempatnya terbatas pada 10.000 pesantren dan program ini memiliki batas waktu penerimaan. Setiap hari yang berlalu, satu atau lebih pesantren lain mengambil tempat. Tanyakan jumlah sisa tempat terbaru saat Anda menghubungi kami.
Cara menghubungi kami
Pesan melalui Facebook
Cara paling cepat untuk bertanya, menyampaikan data pesantren, atau memastikan tempat Anda.
Apa yang perlu Anda tulis saat menghubungi
Cukup satu pesan singkat dengan format berikut, agar kami dapat segera memproses:
Pengasuh: [nama]. Penghubung: [nama dan nomor].
Kami ingin bergabung dalam program PSB NU AMI Hari Santri.
Kami menyetujui tiga syarat identitas: logo NU, tokoh muassis NU, dan nilai Sunan Gunung Jati.
Kami akan membalas dengan langkah berikutnya dan paket pemasangan.
Tolong sebarkan
Jika Anda mengenal pengurus pesantren NU lain, kirimkan artikel ini kepada mereka malam ini. Pesantren yang belum mengetahui tawaran ini bukan sedang menolaknya, mereka hanya belum tahu. Satu pesan dari Anda bisa menjadi sebab sebuah pesantren menemukan alat yang meringankan ratusan jam kerja panitianya.
Penutup
Hari Santri mengingatkan kita bahwa para ulama pesantren tidak menunggu keadaan sempurna untuk berbuat. Mereka berbuat dengan apa yang ada, dengan niat yang lurus, dan Allah membukakan jalan. Tema PSB NU AMI kami persembahkan dengan semangat yang sama, sebagai ikhtiar kecil untuk memuliakan santri, membantu para pengasuh, dan menjaga warisan para muassis serta Sinuhun Gunung Jati.
Selamat Hari Santri. Semoga ikhtiar ini bermanfaat dan diberkahi.
Hubungi kami sekarang, sebelum tempat Anda diambil pesantren lain.
Hubungi kami via Facebook